Doa Berbuka Puasa

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berbuka beliau membaca do’a berikut ini,

‫ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ‬

“Dzahabadh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah
(artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)”

(HR. Abu Daud no. 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Adapun do’a berbuka yang tersebar di tengah-tengah kaum muslimin yaitu,

‫اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ‬

“Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka)”

Riwayat di atas dikeluarkan oleh Abu Daud dalam sunannya no. 2358, dari Mu’adz bin Zuhroh. Mu’adz adalah seorang tabi’in. Sehingga hadits ini mursal (di atas tabi’in terputus).  Hadits mursal merupakan hadits dho’if karena sebab sanad yang terputus. Syaikh Al Albani pun berpendapat bahwasanya hadits ini dho’if. (Lihat Irwaul Gholil, 4/38)

Hadits semacam ini juga dikeluarkan oleh Ath Thobroni dari Anas bin Malik. Namun sanadnya terdapat perowi dho’if yaitu Daud bin Az Zibriqon, di adalah seorang perowi matruk (yang dituduh berdusta). Berarti dari riwayat ini juga dho’if. Syaikh Al Albani pun mengatakn riwayat ini dho’i

Sekarang timbul pertanyaan mana yang kita pilih..? Apa iya yang satu shahih yang satu tidak,sepertinya sulit membuktikan.

Pernyataan Rasul bahwa Ada tiga doa yg langsung di ijabah oleh Allah diantaranya doa orang yang berbuka ini disepakati oleh semua perawi hadis tapi bacaan yang dibaca nabi itu yang bermacam macam ulama hadist merawikannya.

Karena doa di ijabah maka ketika berbuka mintaklah apa yg kita inginkan..YA Allah terimalah puasa kami dan keluargakami serta puasa kamu muslimin dan muslimah…
YA Allah ampunkan dosa kami dan keluarga kami serta dosa kaum muslimin dan muslimah…
Ya Allah berilah rezki kepada Kami dan keluarga kami serta rezki untuk kaum muslimin dan muslimah…

Jelas kalau kita tahu persis apa yg pertama dibaca Nabi ketika berbuka jelas lebih tinggi nilainya..karena mencontoh Nabi ada Nilai pahal tersendiri

Tapi kalau mengklem doa ini dibaca Nabi yang ini tidak..sepertinya akan menimbulkan tandingan tandingan..

Masing-masing akan mengatakan rasul membaca itu dan bisa saja Rasulullah membaca keduanya…

Kita lihat arti doa yg dikatakan dhoif ini..

Kalaupun Nabi tidak baca ini..tetapi artinya tidak menyimpang memang itu yg kita inginkan.

Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin.

Artinya : “Ya Allah keranaMu aku berpuasa (wujud ke iklasan), dengan Mu aku beriman (pernyataan Tauhid), kepadaMu aku berserah (tawakal) dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa)(syukur), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih (zikir) “

kita tidak bisa memposisikan mana yg terbaik diantara dua doa ini… terpulang hati kita kuatnya dimana.. karena apapun yg kita baca Insya Allah bagus.. yg tidak bagus, Ya lansung Minum tampa diawali doa…Rugi dikasih kesempatan tapi tidak diambil…

baca keduanya…Bagus..
Baca salah satu..bagus..
Ada doa lain pun bagus..
Tidak baca…ah ini yang tidak bagus…

Tapi jangan lupa setelah baca salah satu doa tsbt.. iringi dgn doa lain seperti yg dicontohkan diatas…

Salam

Sumber: www.zulhendri-zkis.net

Tentang Ozzan

Cuma orang katro yg demen naik sepeda
Pos ini dipublikasikan di Doa, Sunah dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s